Friday, 11 March 2016

Pengertian Root pada Android

1.       Pengertian Root
Root adalah suatu system account yang memiliki kekuasaan absolut untuk mengakses dan mengeksekusi semua file, command, system, dalam sistem operasi berbasis linux. Intinya, root ini punya akses tanpa batas yang bisa mengubah, menghapus, menambah, bahkan merusak semua yang ada didalam sistem handphone kita. Nge-root artinya nge-hack sistem handphone supaya kita (pemilik dan pengguna hape) punya akses ke account root tersebut,jadi kitalah yang punya kekuasaan.

2.       Fungsi root android
Fungsi root pada android adalah untuk memberi hak akses penuh bagi pengguna smartphone android agar bisa masuk ke sistem dasar android. melalui root, pengguna dapat menambah, mengurangi maupun memodifikasi file-file atau data-data yang terletak pada sistem Android yang bila dalam keadaan standar (belum root) file-file tersebut tidak dapat di akses. Apabila diistilahkan dalam windows, tingkatan root sama dengan administrator, dimana ia diberi hak untuk bisa melakukan apa saja dalam sistem windows

3.       Kelebihan Ponsel yang di-Root
-          Mendapatkan Hak Akses Penuh (SuperUser).
Sebagai pemilik Android kita tidak ingin penjelajahan kita pada Android terhenti karena Hak Akses dibatasi, dengan melakukan Root kita dapat leluasa melakukan utak-atik pada Android. Android sendiri memproteksi system dikarenakan khawatir bila terjadi apa-apa pada penggunanya.

-          Dapat Meningkatkan Performance
Mungkin ada yang tidak percaya dengan yang satu ini, tapi telah saya buktikan sendiri bahwa Root Android dapat meningkatkan Performa pada Android, dengan Root Android pengguna dapat meningkatkan kemampuan Processor pada Android anda (Cloacking).

-          Hak untuk memindahkan Aplikasi ke SDCARD
Mungkin jika anda pernah mencoba memindahkan Aplikasi kedalam SDCARD dalam keadaan belum di Root pasti akan muncul Notifikasi "Failure/Failed". Namun jika sudah di Root, tidak akan ada lagi yang dapat menghentikannya, karena kita sudah mendapatkan Hak Akses penuh. Untuk memindahkan Aplikasi ke SDCARD bisa menggunakan Aplikasi yang bernama Link2SD atau Gemini App Manager. Baca Cara Memindahkan Aplikasi Android Ke Memori Eksternal (SD Card).

-          Lebih Mengatahui Seluk-Beluk Android
Secara sadar atau tidak kita sudah menambah ilmu serta pengalaman dalam menjelajahi manisnya Android, karena dengan melakukan proses root kita dituntut untuk menelusuri bagian dalam dari tubuh Android itu sendiri.


4.       Kekurangan Ponsel yang di-Root
-          Menghilangkan Garansi Android Anda
Android yang sudah di Root memang menyenangkan, tapi sebagai konsekuensinya garansi pada Android kita harus musnah. Kenapa begitu? Karena dengan melakukan Root, kita sudah tidak menggunakan pengaturan bawaan pabrik yang sudah dibuat sedemikian rupa. Jadi coba pikir-pikir dulu sebelum melakukan Root. Apabila garansi anda sudah tidak ada, maka anda tidak bisa pergi ke service center dengan harapan tidak dipungut biaya perbaikan.

-          Masalah Keamanan Pada Android
Melakukan Root Android ibarat memecat semua satpam yang ada pada Android kita. Tapi meskipun begitu, sekarang sudah banyak Vendor Antivirus ternama yang sudah menyusup kedalam perangkat Android seperti Bitdefender, Kaspersky, ESET, Avast dan AVG yang bisa kita gunakan untuk menambal keamanan yang sempat hilang.


*semoga bermanfaat*



Pengertian Custom Rom Android

1.       Custom ROM
Custom ROM adalah sebuah firmware yang sudah di develop oleh develop pihak ke-3 dengan maksud dan tujuan tertentu . Biasanya Custom ROM dimaksudkan dengan mengubah firmware asli dari vendor atau yang biasa disebut dengan Stock ROM. Tapi penerapan ini bukan hanya terdapat pada perangkat android saja melainkan pada beberapa jenis komputer ataupun handphone, tapi karena blog ini tentang android maka yang kita kaitkan adalah mengenai android. Biasanya para develop pihak ketiga mengganti, Menghilangkan atau menghapus dan menambahkan beberapa hal yang menjadi kelemahan dari vendor. Fungsi dari Custom ROM itu sangat menguntungkan,. Mari kita lihat beberapa keuntungan dari Custom ROM.

2.       Sejarah Perkembangan Custom ROM Android
Awal mula dibuatnya Custom ROM Android  tidak lepas dari tangan-tangan jahil para hacker dan Unlocker perangkat (sebelum ada Custom Developer). Alasan mereka cukup kuat dan wajar untuk melakukan hacking, karena mereka hidup dalam tantangan, apalagi ingin mencoba sesuatu yang bikin penasaran. Merasa ada yang bermasalah ( bug ) dalam sistem perangkat Android keluaran pabrik tersebut, lalu ingin memperbaikinya (Stand Alone Version). Tapi saat itu karya mereka masih belum banyak dan semaksimal seperti sekarang, karena komunitas untuk itu belum banyak serta adanya isu Hak Cipta Perangkat.
Kantor Hak Cipta Amerka Serikat mengumumkan pembebasan mengenai Root perangkat, dan memang pada dasar-nya Operating Sistem Android  berbasis Linux yang Open Source memberi kebebasan para developer pihak ketiga untuk meracik Custom ROM sebaik-baiknya berdasarkan selera dan kemampuan mereka. Maka muncullah berbagai macam jenis bahkan ribuan Custom ROM, yang masing-masing menawarkan serta memiliki fitur-fitur menarik yang bermacam-macam pula. Custom ROM dengan jenis yang sama berkembang menjadi macam-macam versi juga, yang tentunya versi tertinggi atau terbaru adalah penyempurnaan dari versi firmware yang terdahulu (tiap versi Custom ROM juga tergantung dari basic Versi Android OS).

3.       Tujuan custom ROM
Tujuan pembuatan Custom ROM adalah untuk mengubah dan atau menambah fitur dari firmware perangkat Android sehingga mempunyai kemampuan, keandalan serta kinerja-performance melebihi dari apa yang sudah ditawarkan oleh firmware asli-nya. Kemampuan atau ability tersebut dapat berupa perbaikan fitur : Wi-Fi, Bluetooth, USB, Audio, Display, Reboot, Rooted, Network,3G Modem, Kemudahan Install Aplikasi, bahkan  Over Clock Processor perangkat Android tersebut.

4.       Keuntungan Custom ROM Android
-          Memperbaiki fitur-fitur yang menjadi kelemahan vendor, terkadangan fitur bawaan vendor kurang bagus misalnya pada fitur bawaan vendor kita diharuskan mengaktifkan jaringan internet dengan masuk ke Setting tetapi jika menggunakan Custom ROM hal ini dipermudah dengan menyediakan widget turn on/off di status bar.
-          Mengubah tampilan android menjadi lebih menarik. Yang ini sangat sering dikeluh kesalkan oleh user android, karena tampilan Android dari vendor kurang menarik sebenarnya kita bisa menggunakan beberapa launcher yang memiliki tampilan UI yang lebih menarik tetapi tampilan pada launcher application tidak berfungsi sebagai tampilan utama artinya aplikasi launcher bukanlah tampilan home asli.
-          Membuat pemakainya menjadi lebih friendly. Terkadang sebuah stock ROM yang disediakan dari vendor tidak memberikan pelayanan yang begitu memuaskan, maka salah satu fungsi inilah yang menyebabkan adanya Custom ROM.
-          Meningkatkan sedikit kemampuan sehingga performa Android menjadi lebih cepat. Apa sobat memiliki android yang lemot?, mungkin inilah jawabannya.
-          Mengurangi beberapa Bug pada vendor. Terkadang bug pada stock ROM adalah hal yang paling kita kesalkan namun kehadiran Stock ROM memang sangat menguntungkan salah satunya untuk ini.

5.       Kerugian Custom ROM Android
-          Tidak seperti stock ROM yang telah melewati beberapa riset dan tes, banyak custom ROM yang memiliki banyak bug saat pertama rilis, dan menginstal custom ROM dengan kondisi seperti ini bisa mengakibatkan perangkat Android Anda kehilangan file atau corrupt critical files hingga mati total.
-          Beberapa Custom ROM malah dapat menjadi masalah pada perangkat anda (bug), maka masuklah forum untuk memperdalam ini.
-          Beberapa custom ROM yang dalam beberapa kasus diambil dari ROM perangkat Android lain, bisa mengakibatkan suatu fitur tidak berfungsi dengan benar sehingga fungsi beberapa bagian perangkat akan hilang atau tidak bisa digunakan setelah anda menginstall beberapa jenis ROM yang dimodifikasi tersebut, tidak sebelum anda menggunakan firmware asli atau Stock ROM.
-          Garansi ponsel/tablet pc akan hilang/batal sejak saat setelah installasi Custom ROM.
-          Instalasi custom ROM bisa dibilang cukup mudah, banyak tutorial yang tersedia di internet. Namun apabila terjadi sedikit kesalahan pada proses instalasi tersebut, bisa mengakibatkan perangkat Android Anda mati total.



*semoga bermafaat*

Perbedaan MBR dan GPT

MBR
MBR adalah singkatan dari Master Boot Record. Dalam sistem partisi MBR, semua informasi yang terdapat dalam disk dipegang dibawah kendali oleh MBR, misalnya: file system, logical partition, extended partition, dll. MBR dapat digunakan untuk instalasi seluruh sistem operasi kecuali Windows 10 yang baru saja dirilis.
Salah satu fungsi yang paling dapat dirasakan oleh MBR yaitu pada saat sistem operasi sedang dalam proses Booting, selama proses booting MBR akan mencari lokasi dimana terdapat boot sector. Yang mana boot sector bersisi file-file dan informasi yang dibutuhkan sistem sehingga dapat mencapai startup dan sampi ke destop.

GPT
GUID Partition Table. Karena itulah disebut dengan GPT yang merupakan singkatan dari GUID Partition Table. Pada tipe hardisk GPT, layout tabel partisi didefinisikan menggunakan Global Unique Identifier. Hadirnya GPT diharapkan dapat menutupi kekurangan dari MBR, sehingga GPT pun mempunyai banyak kelebihan jika dibandingkan dengan MBR.

Perbedaan MBR dan GPT
1.       MBR hanya men-support 4 partisi primary, GPT jauh lebih banyak yaitu bisa sampai 128 partisi primary.
2.       Kapasitas penyimpanan MBR sangat terbatas, yaitu 2 TB saja. Sedangkan GPT bisa sampai 9,4 ZB.
3.       Pada partisi MBR, jika kita ingin menggunakan lebih dari 4 partisi, kita harus mengorbankan satu partisi primari untuk dijadikan extended, baru kemudian bisa membuat banyak partisi logical. Untuk di GPT, kita tidak perlu melakukan hal seperti itu.
4.       Pada MBR hanya sektor pertama saja yang menyimpan informasi mengenai partisi dan sistem operasi.Tetapi di GPT, informasi tersebut dibackup lebih dari satu kali, sehingga meminimalisir akibat jika sektor pertama rusak.
5.       MBR dapat digunakan oleh semua OS. Hanya sistem operasi windows XP 64bit dan windows yang kompatibel saja yang dapat menjalankan GPT.
6.       Untuk dukungan booting 32-bit di GPT, hanya dimiliki oleh windows 8. Sedangkan sistem operasi lain seperti Windows 7, Vista, tidak memiliki dukungan booting 32-bit dari GPT.


*semoga bermanfaat*

top social


Tutorial | Artikel